Beberapa Gangguan Umum Saluran Cerna

Mual & Muntah
Mual adalah perasaan tidak enak di dalam perut yang sering berakhir dengan muntah.Mual dan muntah disebabkan oleh pengaktivan pusat muntah di otak.
Muntah adalah cara dimana saluran cerna bagian atas membuang isinya sendiri bila teriritasi, teregang, atau terangsang berlebihan. Rangsangan yang menyebabkan muntah dapat terjadi pada setiap bagian saluran cerna, meskipun peregangan atau iritasi lambung atau duodenum memberikan rangsangan yang paling kuat.
Penyebab mual yang sering adalah peregangan atau iritasi duodenum dan usus halus bagian bawah. Bila hal ini terjadi, usus halus berkontraksi dengan kuat, sedangkan lambung relaksasi, jadi memungkinkan isi usus halus refluks (mengalir kembali) masuk lambung. Ini merupakan pendahulu muntah yang sering menyertainya.
Banyak obat-obatan, termasuk obat obat anti kanker dan pereda nyeri golongan opiat seperti morfin, dapat menyebabkan mual dan muntah. Masalah psikis juga dapat menyebabkan mual dan muntah (muntah psikogenik).
Perut Kembung (Flatulensi)
Flatulensi (perut kembung) adalah meningkatnya jumlah gas dalam saluran cerna.
Udara adalah gas yang dapat tertelan bersama makanan. Menelan sedikit udara adalah normal, tetapi secara tidak sadar, beberapa orang menelan udara dalam jumlah banyak, terutama bila terjadi kecemasan. Masuknya sejumlah besar udara menyebabkan seseorang merasa penuh dan orang tersebut akan bersendawa atau mengeluarkannya melalui anus (kentut).
Tubuh akan mengeluarkan gas melalui :
• sendawa
• penyerapan gas melalui dinding saluran pencernaan ke dalam darah dan mengeluarkannya melalui paru-paru
• anus (kentut)
Bakteri-bakteri pada saluran pencernaan juga ikut memetabolisme beberapa gas. Flatulensi biasanya menyebabkan nyeri perut, kembung, sendawa dan banyak kentut. Flatulen bisa menyebabkan sendawa yang berulang-ulang. Dalam keadaan normal, pengeluaran gas melalui anus terjadi lebih dari 10 kali dalam sehari, pada flatulensi, pengeluaran gas lebih sering terjadi.
Beberapa orang tampaknya peka terhadap pengaruh gas dalam saluran pencernaan, sedangkan yang lainnya bisa mentolerir sejumlah besar gas tanpa menimbulkan gejala-gejala.
Gastritis
Gastritis atau yang secara umum dikenal dengan penyakit ”maag” adalah peradangan pada mukosa (selaput lendir) lambung.
Keadaan ini dapat diakibatkan dari :
• Makanan yang mengiritasi mukosa lambung
• Ekskoriasi mukosa lambung yang berlebihan oleh sekret peptik lambung sendiri
• Kadang-kadang karena peradangan bakteri
Salah satu penyebab tersering gastritis adalah iritasi mukosa oleh alkohol.
Selain disebabkan faktor organik seperti adanya luka / peradangan pada saluran cerna bagian atas (lambung), gangguan ini juga dihubungkan dengan faktor psikologis yang mendasarinya.

Tentang soeka

Pengemar Biologi yang mau berbagi dengan sesama biolog untuk menambah pengetahuan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s